Siapakah Bang Ucu?

Written by platmerah. Posted in Laporan Utama

Silaturrohim-ke-bang-ucu1-300x225

Published on July 31, 2013 with No Comments

Rasanya tidak ada orang Tenabang yang tidak kenal bang Ucu. Muhammad Yusuf Muhi atau lebih dikenal dengan panggilan bang Ucu, lahir di Tenabang, 21 April 1946. Mempunyai 2 orang istri dan 16 anak yang tinggal di Tanah Abang dan Tebet.

Pada tahun 1993 bang Ucu mendirikan Ikatan Keluarga Besar Tenabang (IKBT) yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan, jasa keamanan dan penyaluran tenaga kerja anak-anak Tenabang. Bang Ucu lebih senang disebut pedagang atau pengusaha daripada disebut jagoan apalagi disebut preman. Sekarang bang Ucu sedang menikmati hidupnya sebagai peternak kambing dan ikan di Bogor serta ingin tetirah untuk mendekatkan diri dihadapan Alloh SWT.

Dalam perjalanan hidupnya, bang Ucu selalu jalan sendiri ke mana-mana. Sesuai gambar tato di tangannya yang bertuliskan “Lonely Heart”. Dia tidak pernah mengandalkan teman-temannya kalau ada masalah di lapangan alias single fighter. Walaupun begitu tetap saja banyak teman-temannya yang ingin membantu kalau dia dalam kesulitan atau permasalahan dengan orang lain.

Bang Ucu berprinsip, “Biar loe dijagain pasukan atau diberikan pagar betis, tapi kalo Alloh mau ambil nyawa loe, gak ada urusan, siape yang bisa tahan kalo Alloh udeh mau ambil”. Makanya dalam hidup ini kita harus jadi orang baik, apalagi kita anak Tenabang ini berasal dari keturunan orang baik, kakek moyang kita adalah orang alim dan pedagang, bukan pengemis apalagi preman.

Sampai saat ini masih banyak orang yang suka minta tolong ke bang Ucu, dari warga kampung biasa yang sedang mengalami masalah keributan keluarga yang minta didamaikan dan pedagang kaki lima yang diusir satpol PP, sampai ke pengusaha, pimpinan ormas kepemudaan dan petinggi kepolisian serta militer.

Dia melakukan semua ini secara ikhlas. Walaupun pernah ada orang yang janji mau ngasih uang ke dia, ternyata orang itu gak ngasih, dia tetap ikhlas. Karena yang diutamakan dalam kehidupannya adalah keikhlasan. Kalau masalah uang, dia masih bisa dagang, katanya. Pernah suatu ketika ada pedagang duren yang merasa dibantu bang Ucu ingin memberikan durennya ke bang Ucu, tapi dia tolak. Karena dia gak tega menerimanya dengan pertimbangan keuntungan yang diterima pedagang duren yang tidak seberapa akan habis kalau durennya diberikan kepadanya.

Sejak masih muda ada satu prinsip bang Ucu yang sampai saat ini masih dia pegang. Kalo perlu apa-apa, banyakin minta sama Alloh – Yang Ahad dan berbakti kepada kedua orang tua terutama kepada Ibu. Pernah suatu ketika bang Ucu muda sedang berkelahi dengan temannya, ibunya datang langsung menegur dan menjewernya. Dia cium tangan dan langsung pulang . Makanya satu pesan dia kepada kita yang memang seharusnya kita pegang teguh, “Girangin hati Ibu dan taat sama Ibu , karena itu keramat berjalan. Kalau perlu cium kaki ibu, minta ridhonya karena kalau Ibu sudah ridho kepada kita, Alloh pasti juga ridho sama kita”.

Di penghujung usia senjanya masih saja bang Ucu memancarkan semangat juangnya. Bang Ucu mengajak Sikumbang Tenabang kapan-kapan untuk membantu KPK sebagai tameng KPK. Kita bantu KPK karena KPK bener. Tapi kalau KPK gak bener, ya jangan dibantu, begitu katanya.

(Si Kumbang)

cantik1Ssstttt…Ini Bagian Tubuh Wanita Yang Paling Disukai Pria (Klik Disini)

Artikel Lainnya

Berikan Komentar Anda:

Leave a Comment