Bupati Majalengka Berijazah Palsu, Tahun ini Mencalonkan kembali?

Written by platmerah. Posted in Pendidikan | Budaya, Pilkada

ijazah palsu

Published on June 24, 2013 with No Comments

Platmerahonline.com – Bupati Majalengka H. Sutrisno yang disebut-sebut jebolan SMA Negeri 1 Manado, keaslian ijazahnya dipertanyakan. Bahkan ada sinyalemen ijazah SMA Negeri 1 Manado yang dipakai Sutrisno untuk mendaftar sebagai calon bupati di daerahnya, dipalsukan. Menariknya, Sutrisno sendiri telah menjabat Bupati Majalengka selama lima tahun.

bupati majalengkaTahun 2013 ini, Sutrisno akan kembali mencalonkan diri sebagai bupati yang kedua kalinya dan berpasangan dengan
Karna Sobahi. Mei 2013 lalu, Sutrisno yang merupakan incumbent mendaftar ke KPU Majalengka untuk maju pemilukada. Namun sumber di KPU menyangsikan keaslian ijazah Sutrisno yang disebut-sebut lulusan dari SMAN 1 Manado.

Dugaan adanya pemalsuan ijazah ini makin kuat, setelah dilakukan investigasi oleh Yayasan Pendidikan dan Pengembangan Teknologi (YPPT) Majalengka di SMAN 1 Manado. Dari penelusuran tersebut, tim yang dikoordinasi Jim R Tindi dan Remmy Ngangi mendapatkan sebuah ijazah asli tertanggal 8 November 1969, dengan tanda tangan panitia ujian Drs UV Sondakh.
Sedangkan untuk ijazah H Sutrisno dengan mencantumkan tanggal dan tahun yang sama, tetapi berbeda tanda tangan panitia ujian. Di mana pada ijazah H Sutrisno terdapat tanda tangan oleh Kusen BA mengatasnamakan panitia ujian.

Selain itu, dalam ijazah milik H Sutrisno terdapat nama-nama mata pelajaran dengan tulisan yang ditulis menggunakan mesin ketik, sementara ijazah asli yang berhasil didapatkan tim pada tahun yang sama, masih menggunakan tulisan tangan. Sementara itu, Kusen yang ditemui tim menyatakan tidak pernah menandatangani ijazah Sutrisno tersebut. “Saya tidak pernah menandatangani ijazah atas nama Sutrisno. Dan saya juga nda pernah menjadi Kepala SMAN 1 Manado,” kata Kusen seperti dikutip Tindi kepada Media, Minggu (23/06).

Dengan bukti tersebut, tim YPPT Majalengka meminta kepada Kepala SMAN 1 Manado, agar mencabut legalisir yang sudah dibuat. Selain itu, tim juga akan mengadukan kasus ini ke pihak Polda Sulut. “Rencananya besok (hari ini, red) kami akan membawa kasus ini ke Polda Sulut,” tandas Tindi. Dengan merebaknya kasus ini, pasangan H Sutrisno dan Karna Sobahi (SUKA) yang telah resmi mendaftar ke KPU Majalengka untuk mencalonkan diri sebagai bakal calon Bupati Majalengka periode 2014-2018, terancam dianulir. Sesuai rencana pemilihan Bupati Majalengka akan dilaksanakan September 2013 mendatang.*

(Sumber ********)

Artikel Lainnya

Berikan Komentar Anda:

Leave a Comment