DPD Jabar LSM Aliansi Indonesia Gelar Pertemuan

Written by platmerah. Posted in Laporan Utama

dpd11

Published on April 30, 2013 with No Comments

Platmerahonline.com | Bekasi
DPD LSM Aliansi Indonesia Provinsi Jawa Barat

dpd11
Menjalin kerjasama dalam suatu lembaga adalah merupakan tolak ukur akan kelangsungan lembaga tersebut, dengan tujuan saling memelihara kesatuan dan persaudaraan, Menjungjung tinggih persatuan dan Persaudaraan yang di tegakkan oleh DPC-DPC LSM Aliansi Indonesia Se-Jawa Barat. Pertemuan yang di gelar di kantor DPD Jawa Barat yang di Pimpin Patar MH Situmorang, SH. Dengan tujuan untuk terus menjaga dan berusaha serta menitiberatkan dalam penyatuan Visi & misi Kinerja program kedepan. Dan di ikuti 12 Dewan Pimpinan Cabang Jawa Barat.

dpd2Patar MH Situmorang, SH (Ketua DPD Jawa Barat LSM Aliansi Indonesia), menjelaskan bahwa VISI LSM Aliansi Indonesia adalah, Menjadikan LSM Aliansi Indonesia sebagai organisasi teladan di Indonesia dalam membangun hubungan kerjasama dengan seluruh institusi Negara sebagai perwujutan rasa cinta terhadap Tanah-Air, Bangsa dan Negara; Tercapainya tujuan kemerdekaan Indonesia sebagai sebuah Negara yang berdaulat sebagaimana diamanatkan oleh Alinea ke-4 Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

Sementara Misi : Mendukung sepenuhnya seluruh Program Kerja dan pelaksanaan penyelenggaraan Negara oleh Pemerintah dalam upaya menegakkan Keadilan dan Kebenaran berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945; Mengajak semua elemen bangsa untuk bersama-sama melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap kinerja aparatur pemerintah dalam rangka mempertahankan citra Menjalin hubungan kerjasama dengan masyarakat internasional sebagai upaya bersama membangun tata-dunia baru yang damai dan harmonis dengan mengedepankan sikap saling menghargai serta saling menghormati kedaulatan masing-masing Negara.

dpd1
36 BUTIR-BUTIR PANCASILA/EKA PRASETIA PANCA KARSA

1. SILA KETUHANAN YANG MAHA ESA
• Percaya dan Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing- masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
• Hormat menghormati dan bekerjasama antar pemeluk agama dan penganut-penganut kepercayaan yang berbeda-beda sehingga terbina kerukunan hidup.
• Saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya.
• Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan kepada orang lain.

2. SILA KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB
• Mengakui persamaan derajat persamaan hak dan persamaan kewajiban antara sesama manusia.
• Saling mencintai sesama manusia.
• Mengembangkan sikap tenggang rasa.
• Tidak semena-mena terhadap orang lain.
• Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
• Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
• Berani membela kebenaran dan keadilan.
• Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia, karena itu dikembangkan sikap hormat-menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain.

3. SILA PERSATUAN INDONESIA.
• Menempatkan kesatuan, persatuan, kepentingan, dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan.
• Rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara.
• Cinta Tanah Air dan Bangsa.
• Bangga sebagai Bangsa Indonesia dan ber-Tanah Air Indonesia.
• Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika.

D. SILA KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN / PERWAKILAN
• Mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat.
• Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain.
• Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
• Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi semangat kekeluargaan.
• Dengan itikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil musyawarah.
• Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur.
• Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggung jawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia serta nilai-nilai kebenaran dan keadilan.

5. SILA KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA
• Mengembangkan perbuatan-perbuatan yang luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan gotong-royong.
• Bersikap adil.
• Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
• Menghormati hak-hak orang lain.
• Suka memberi pertolongan kepada orang lain.
• Menjauhi sikap pemerasan terhadap orang lain.
• Tidak bersifat boros.
• Tidak bergaya hidup mewah.
• Tidak melakukan perbuatan yang merugikan kepentingan umum.
• Suka bekerja keras.
• Menghargai hasil karya orang lain.
• Bersama-sama berusaha mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial.
** Rd **

Artikel Lainnya

Berikan Komentar Anda:

Leave a Comment