PEMBANGUNAN PERPUSTAKAAN UIN SUNAN GUNUNG DJATI, LAYAK DIPERTANYAKAN

Written by platmerah. Posted in Kabar Jabar, Pendidikan | Budaya

UIN SGD platmerah

Published on May 04, 2013 with No Comments

platmerahonline.com | Bandung, JABAR

baca buku platmerahIronis, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung, Sebuah perguruan Tinggi ternama yang telah meluluskan ribuan sarjana, dari S1 sampai S3, masih belum memiliki perpustakaan yang memadai. Bahkan, kampus ini sempat didemo puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) UIN SGD, Selasa (30/4), yang mempertanyakan bangunan gedung perpustakaan. Aksi mahasiswa tersebut, mengkritisi keberadaan proyek gedung perpustakaan yang sudah tiga tahun lamanya yang tidak kunjung selesai. Padahal, setiap mahasiswa baru dikutip Rp 100 ribu saat masuk. Namun mereka kesulitan mencari buku-buku baru sebagai referensi.

Sebagaimana diberitakan sebuah media massa terbitan Bandung, Rencana pembangunan gedung perpustakaan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung, belum jelas. Hingga kini pihak pelaksana proyek belum ada tanda-tanda akan mengerjakan proyek tersebut.

Menurut Kepala Unit Perpustakaan UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Asep Arifin melalui Kasubag TU, Suryono, pihaknya sama sekali tidak mengetahui kapan proyek pembangunan gedung perpustakaan akan dikerjakan. “Sebenarnya itu menyangkut teknis. Maaf, untuk kapan mulai pembangunannya jangan tanyakan kepada saya, langsung saja ke pihak pemborong. Tapi saya sudah meminta agar segera dikerjakan,” jelas Suryono saat ditemui wartawan di kampus UIN SGD Bandung, Jln. Cibiru Hilir Bandung, Jumat (3/5).

Ia menjelaskan, sebenarnya sejak 2011 gedung perpustakaan sudah ada tapi lokasinya di luar kampus. Mungkin karena jauh mahasiswa enggan mendatanginya.
“Ya paling tiap hari didatangi 250 mahasiswa. Jika ada di lingkungan kampus bisa sampai 500 – 600 mahasiswa. Padahal bukunya cukup banyak, kira-kira 99.931 buku, “paparnya.

Sementara itu, Project Manager (PM) Gedung Perpustakaan UIN SGD Bandung, Dr. Fisher Zulkarnain, M.A. saat ditemui wartawan mengatakan, proyek gedung perpustakaan bukan dari anggaran Islamic Devloment Bank (IDB) melainkan dari APBN.
“Kita sama sekali belum memulainya karena anggarannya sama sekali belum turun. Bila anggaran turun, tentunya akan langsung dilakukan. Rasanya tidak mungkin ada pemborong yang berani membangun bila anggaranya belum jelas,” katanya.

Sementara, Drs. Sakrim, bagian Humas UIN SGD, mewakili pihak Rektor, saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sama sekali tidak mengetahui kapan proyek pembangunan gedung perpustakaan dimulai.
“Kita sama sekali tidak mengetahui kapan gedung perpustakaan akan dibangun, silakan tanyakan langsung ke pengembangnya,” tandasnya. (gm-PP)

Artikel Lainnya

Berikan Komentar Anda:

Leave a Comment