REKLAMASI PT SAROLANGUN PRIMA COAL (SPC) CARUT – MARUT

Written by platmerah. Posted in Berita Nusantara, Hukum & Kriminal

REKLAMASI.PLATMERAH

Published on May 29, 2013 with No Comments

Photo Reklamasi.tambang batu Bara PT.SPC.Platmerahonline.com | Sarolangun, JAMBI
Berdasarkan hasil temuan investigasi LSM Detik Aspirasi Keadilan (DETAK ) dan pengaduan masyarakat disekitar area pertambangan, ditemukan beberapa pelanggaran diantaranya Reklamasi, Revegetasi dan keamanan, kesehatan dan keselamatan kerja (K3) yang tidak sesuai dengan acuan upaya pengelolaan lingkungan kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral, Dirjen mineral dan Batu Bara (minerba ). Dari hasil investigasi di lapangan, LSM DETAK mengkonfirmasikan kepada Kepala Teknik Tambang (KTT) PT SPC, Slamet membenarkan perihal adanya temuan Reklamasi yang tidak memenuhi aturan itu.

Pada saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Slamet Mengatakan, “saya akan bertanggung jawab atas kerusakan akibat dampak pertambangan untuk saat ini kami sedang mengalami krisis finansial , ” ungkapnya. Slamet juga menambahkan, “ibarat penyakit kerusakan yang ada sudah kronis. Ujarnya”.
Pada kesempatan yang sama, M. Dani Letsoin selaku koordinator investagi LSM Detak DPC Kabupaten Sarolangun beserta rekan menegaskan, sesuai Peraturan Menteri ESDM Nomor 18 tahun 2008 tentang reklamasi dan penutupan tambang, PT SPC harus mempertanggung jawabkan kerusakan SDA akibat pertambangan perusahaan tersebut yang berjalan kurang lebih tiga tahun dan meminta isnstansi terkait mengambil tindakan tegas kepada PT. Sarolangun prima coal (SPC) yang telah melanggar aturan dan perundang–undangan pertambangan, ” papar Dani, lalu menambahkan bahwa, instansi lamban dalam menyikapi permasalahan ini.

Di samping itu, IP selaku masyarakat Pulau Pinang yang merasa dirugikan oleh aktifitas pertambangan PT. SPC yang ‘tanam-tumbuh’ miliknya berada di sekitar lokasi pertambangan, mati akibat limbah batubara yang baku mutunya tidak baik bagi ekosistim termasuk tanam tumbuhan miliknya,” Dengan adonyo PT ko sayo meraso dirugikan jangankan tanam tumbuh ( karet ) sawah jugo banyak yang rusak” tandasrnya .

Sewaktu LSM DETAK menjumpai BLHD kabupaten sarolangun, Jumat (27/05), pihak BLHD menyikapi serta akan menindak lanjuti atas laporan dari LSM DETAK tersebut.
(NAL/Ripa’I Duri/PM).

Artikel Lainnya

Berikan Komentar Anda:

Leave a Comment