Tragedi berdarah… 2 warga 1 Aparat Tewas

Written by platmerah. Posted in Berita Nusantara

korban

Published on October 02, 2013 with No Comments

korban1Platmerahonline.com | Sarolangun, Jambi – Tragedi Berdarah, Razia Penambangan Timah Ilegal (PETI) dari Tim Aparat gabungan (01/10) di kecamatan limun mengakibatkan tiga nyawa melayang sekaligus diantaranya dua orang warga serta satu orang Aparat dari kesatuan Brimob pemenang. Selain korban jiwa warga dan aparat mengalami luka-luka akibat bentrok antar warga dan aparat yang terjadi di Dusun Mengkadai, Desa Tumenggung Kecamatan Limun.

Menurut Informasi yang didapat di lapangan, insiden terjadi pada saat rombongan Aparat bergerak menuju Dusun Mengkadai untuk melakukan razia. Namun pada saat Aparat tiba di lokasi, sejumlah warga tengah melakukan Aktivitas PETI. Melihat Aparat datang ke lokasi, warga yang tegah asyik menambang emas berhamburan lari ketakutan atas kedatangan aparat. Terjadilah aksi kejar mengejar, namun naas bagi salah satu warga penambang terjatuh dari tebing dan langsung meregang nyawa.

Mengetahui ada warga yang tewas, warga sekitar langsung melakukan perlawanan terhadap aparat tim Gabungan, akibatnya bentrok fisik tidak terelakkan lagi, mengakibatkan satu orang warga tewas terkena tembakan aparat.

Saat Konflik berlangsung tersebut masyarakat ternyata berhasil menangkap satu orang aparat Brimob dan menghajarnya hingga tewas. Informasi dari korban tewas akibat tragedi tersebut, dari masyarakat Safri (24) serta Asep (16) yang merupakan salah satu Siswa SMU di kecamatan Limun. Sedangkan dari pihak aparat Briptu Hutagalung (28) berasal dari satuan Brimob Kompi pemenang.

Menurut seorang saksi mata mengatakan, kemarin malam razia dilakukan di kecamatan CNG, namun secara tiba-tiba aparat bergerak ke desa Mengkadai. “Kami warga butuh makan, dengan informasi razia di CNG, sebagian warga ada yang nekat untuk menambang,“ katanya.

Menurut infomarmasi di lapangan, diduga malam ini Suasana di kecamatan Limun mencekam, karena di pihak warga melakukan perlawanan serangan balik, sedangkan di pihak aparat terus menambah personil untuk mendatangkan pasukan Brimob dari Pemenang ke kecamatan Limun dalam mengantipasi serangan warga. ( Nal ∣ PM ).

Artikel Lainnya

Berikan Komentar Anda:

Leave a Comment